Home Berita Kawal Listrik Masuk Desa Terpencil, Bupati Sumbawa Gerakkan Dukungan Lintas Perangkat Daerah

Kawal Listrik Masuk Desa Terpencil, Bupati Sumbawa Gerakkan Dukungan Lintas Perangkat Daerah

7
0
SHARE

Pemkab Siapkan Dukungan Infrastruktur, Pastikan Mobilisasi Material Listrik ke Wilayah Terpencil Berjalan

Sumbawa, ppid.sumbawkab.go.id/23/9/26 Pemerintah Kabupaten Sumbawa menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung percepatan pemerataan akses listrik bagi masyarakat di wilayah terpencil. Komitmen tersebut diwujudkan melalui koordinasi langsung yang dipimpin Bupati Sumbawa untuk memastikan dukungan pemerintah daerah terhadap pembangunan jaringan listrik melalui Program Listrik Desa (Lisdes) APBN 2026 di Kabupaten Sumbawa.

Rapat koordinasi tersebut digelar sebagai tindak lanjut atas permohonan diskusi dan koordinasi dari PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan Provinsi Nusa Tenggara Barat (UP2K NTB) terkait kebutuhan dukungan akses jalan menuju lokasi pembangunan Program Lisdes APBN 2026.

Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Hasan Usman Lantai I Kantor Bupati Sumbawa, Rabu, 23 September 2026, dengan melibatkan sejumlah perangkat daerah terkait. Undangan rapat mencakup Sekretaris Daerah, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, BPKAD, Bapperida, Dinas PUPR, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Dinas Lingkungan Hidup, DPMD, Diskominfotiksandi serta unsur teknis lainnya.

Bupati: Dukungan Jalan Harus Berjalan Seiring Pembangunan Jaringan

Dalam pembahasan tersebut, Bupati Sumbawa memberikan perhatian khusus terhadap kondisi akses menuju sejumlah lokasi yang menjadi sasaran pembangunan jaringan listrik.

Berdasarkan pemaparan teknis, sejumlah wilayah seperti Tepal, Batu Rotok, Bao Desa dan kawasan sekitarnya memiliki kondisi medan yang cukup menantang. Beberapa ruas jalan masih membutuhkan penanganan, terutama pada titik-titik dengan tanjakan, turunan, batuan besar dan badan jalan yang perlu diperlebar atau diratakan.

Kondisi tersebut menjadi perhatian karena material pembangunan jaringan listrik, termasuk tiang dan komponen pendukung lainnya, harus dapat dimobilisasi hingga ke lokasi.

Bupati Sumbawa mengarahkan agar persoalan akses jalan tidak menjadi hambatan bagi pelaksanaan pembangunan jaringan listrik.

Dukungan tersebut, antara lain, diarahkan melalui pengkondisian sejumlah ruas jalan, penyediaan atau mobilisasi alat berat, serta koordinasi antarperangkat daerah agar pekerjaan dapat dilakukan secara paralel.

Dengan demikian, ketika material pembangunan jaringan listrik mulai didistribusikan, akses menuju lokasi juga telah dipersiapkan.

Tiga Jalur Penanganan Diprioritaskan

Dalam pembahasan teknis, penanganan akses tidak hanya diarahkan dari satu titik. Sejumlah jalur direncanakan untuk dikondisikan secara bertahap dan paralel sehingga mobilisasi material dapat berlangsung lebih efektif.

Salah satu perhatian utama adalah akses menuju Batu Rotok hingga Bao Desa, termasuk beberapa titik yang membutuhkan penanganan khusus.

Selain itu, akses dari arah Tepal menuju Batu Rotok juga menjadi bagian yang diperhatikan karena terdapat sejumlah ruas dengan medan yang cukup berat.

Bupati mengarahkan agar perangkat daerah terkait segera berkoordinasi untuk menentukan titik-titik prioritas dan dukungan alat berat yang diperlukan.

Langkah ini menjadi penting mengingat waktu pelaksanaan pembangunan telah berjalan. Mobilisasi material dan penanganan akses diupayakan dapat dilakukan secara bersamaan agar tahapan pembangunan tidak mengalami keterlambatan.

Pemkab Kawal Persoalan Kawasan Hutan

Tidak hanya persoalan jalan, pembangunan jaringan listrik di sejumlah lokasi juga bersinggungan dengan kawasan hutan.

Karena itu, aspek batas kawasan dan kesesuaian jalur menjadi bagian yang turut dibahas. Pemerintah Kabupaten Sumbawa mendorong agar penentuan jalur dan titik pemasangan jaringan dilakukan dengan koordinasi yang baik sejak awal.

Hal ini untuk memastikan material yang telah didistribusikan dapat dipasang sesuai rencana dan menghindari pekerjaan ulang akibat perubahan jalur atau titik pemasangan.

Koordinasi antara perangkat daerah teknis dengan pihak terkait menjadi bagian penting dalam memastikan pembangunan jaringan listrik berjalan sesuai ketentuan.

Bupati Tekankan Kerja Bersama

Dalam arahannya, Bupati Sumbawa menekankan pentingnya keterlibatan seluruh perangkat daerah untuk mendukung program strategis tersebut.

Dukungan pemerintah daerah tidak hanya diberikan dalam bentuk kebijakan, tetapi juga melalui pengawalan persoalan teknis yang dihadapi di lapangan.

Perangkat daerah terkait diarahkan untuk bergerak mengikuti kebutuhan pekerjaan, termasuk dalam hal penanganan akses jalan dan koordinasi teknis.

Upaya tersebut menunjukkan bahwa Pemkab Sumbawa memandang pembangunan listrik di daerah terpencil sebagai pekerjaan bersama yang membutuhkan sinergi pemerintah daerah, PLN, perangkat teknis, serta pihak terkait lainnya.

Membuka Akses, Membuka Peluang Pembangunan

Perluasan jaringan listrik ke wilayah terpencil memiliki arti penting bagi masyarakat. Kehadiran listrik tidak hanya memberikan penerangan, tetapi juga membuka peluang yang lebih besar bagi peningkatan aktivitas pendidikan, ekonomi, komunikasi dan pelayanan masyarakat.

Karena itu, pembangunan jaringan listrik harus didukung dengan kesiapan infrastruktur menuju lokasi.

Dalam konteks inilah Pemkab Sumbawa mengambil peran untuk memastikan persoalan yang menjadi kewenangan daerah dapat segera direspons.

Bagi masyarakat di wilayah terpencil, kehadiran listrik bukan hanya tentang tersambungnya jaringan, tetapi tentang hadirnya peluang baru untuk berkembang.

Melalui pengawalan langsung Bupati dan koordinasi lintas perangkat daerah, Pemkab Sumbawa berupaya memastikan Program Lisdes APBN 2026 dapat berjalan dengan dukungan kondisi lapangan yang memadai.

Diharapkan Menjadi Kado bagi Masyarakat pada HUT Kabupaten Sumbawa

Berdasarkan timeline yang disampaikan dalam rapat, proses pembangunan dan mobilisasi material akan terus dilakukan secara bertahap hingga tahapan konstruksi selesai, dengan target listrik dapat mulai menyala pada Januari 2027.

Bupati Sumbawa berharap target tersebut dapat diwujudkan sesuai jadwal. Bahkan, apabila seluruh tahapan dapat berjalan sesuai rencana, Bupati berharap momentum penyalaan listrik tersebut dapat dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Sumbawa, sehingga kehadiran listrik bagi masyarakat di wilayah terpencil dapat menjadi salah satu kado pembangunan yang memiliki makna khusus bagi masyarakat.

Harapan tersebut menjadi penting mengingat masyarakat di sejumlah wilayah terpencil telah lama mendambakan hadirnya akses listrik yang lebih baik, memadai dan berkelanjutan. Kehadiran listrik diharapkan tidak hanya menghadirkan penerangan pada malam hari, tetapi juga memberikan manfaat yang lebih luas bagi pendidikan, aktivitas ekonomi, komunikasi, pelayanan dasar dan kehidupan sosial masyarakat.

Bagi Pemerintah Kabupaten Sumbawa, keberhasilan menghadirkan listrik hingga ke wilayah yang selama ini sulit dijangkau merupakan bagian penting dari upaya mewujudkan pemerataan pembangunan dan memastikan masyarakat di pelosok daerah turut merasakan manfaat pembangunan.

Karena itu, Bupati Sumbawa menekankan pentingnya seluruh pihak menjaga koordinasi dan bergerak sesuai timeline yang telah disepakati. Setiap tahapan, mulai dari penyiapan akses jalan, mobilisasi material, pembangunan jaringan hingga penyalaan, diharapkan dapat dikawal bersama sehingga target Januari 2027 benar-benar dapat diwujudkan.

Jika target tersebut terealisasi, penyalaan listrik pada Januari 2027 diharapkan bukan sekadar bertambahnya jaringan kelistrikan, tetapi menjadi simbol hadirnya pemerataan pembangunan sekaligus kado bagi masyarakat yang telah lama menantikan hadirnya penerangan yang lebih baik, memadai dan berkelanjutan. (KH74)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here