Dari total dukungan anggaran sebesar Rp120 miliar, sebanyak Rp100 miliar dialokasikan untuk pembangunan fisik rumah sakit, sedangkan Rp20 miliar diperuntukkan bagi pengadaan alat kesehatan
JAKARTA, rumahinformasisamawa.com/4-11-26 – Kesungguhan Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam memperjuangkan peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat kembali membuahkan hasil. Melalui komunikasi dan koordinasi intensif dengan pemerintah pusat, Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP., berhasil memperoleh dukungan anggaran sebesar Rp120 miliar untuk melanjutkan pembangunan Rumah Sakit (RS) Sering pada Tahun Anggaran 2027.
Dukungan tersebut diperoleh dalam pertemuan Bupati Sumbawa dengan Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia beserta jajaran di Jakarta, Rabu (4/11/2026). Dalam pertemuan strategis tersebut, Bupati didampingi Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Wakil Ketua I DPRD, Wakil Ketua III DPRD, Kepala Bapperida, serta Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa.
Dari total dukungan anggaran sebesar Rp120 miliar, sebanyak Rp100 miliar dialokasikan untuk pembangunan fisik rumah sakit, sedangkan Rp20 miliar diperuntukkan bagi pengadaan alat kesehatan. Dukungan ini menjadi langkah penting dalam melanjutkan pembangunan RS Sering yang diharapkan dapat menjadi salah satu fasilitas pelayanan kesehatan rujukan bagi masyarakat Kabupaten Sumbawa.
Capaian tersebut memiliki arti penting mengingat sebelumnya pembangunan RS Sering sempat keluar dari daftar prioritas Kementerian Kesehatan. Kondisi tersebut tidak membuat Pemerintah Kabupaten Sumbawa menghentikan upaya. Bupati Sumbawa justru terus membangun komunikasi dan melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat agar pembangunan rumah sakit tersebut kembali mendapatkan perhatian dan dukungan.
Upaya tersebut menunjukkan keseriusan Bupati Jarot dalam memperjuangkan kebutuhan masyarakat, khususnya di bidang kesehatan. Pemerintah daerah menyadari bahwa keberadaan fasilitas kesehatan yang memadai merupakan kebutuhan mendasar yang harus terus diperjuangkan, seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang berkualitas dan mudah dijangkau.
Bagi Kabupaten Sumbawa, kelanjutan pembangunan RS Sering bukan semata-mata tentang pembangunan gedung dan penyediaan peralatan medis. Lebih dari itu, proyek ini merupakan investasi jangka panjang untuk memperkuat kapasitas pelayanan kesehatan daerah, meningkatkan ketersediaan fasilitas medis, serta membuka peluang penanganan pasien dengan layanan yang lebih lengkap di daerah sendiri.
Dukungan anggaran Rp120 miliar tersebut juga memperlihatkan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan pemerintah pusat dalam memperjuangkan program strategis yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Kehadiran pimpinan DPRD bersama jajaran perangkat daerah dalam pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat dukungan kelembagaan terhadap keberlanjutan pembangunan RS Sering.
Bupati Sumbawa menegaskan bahwa perjuangan mendapatkan dukungan pemerintah pusat merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk menghadirkan fasilitas kesehatan yang lebih baik bagi seluruh masyarakat Sumbawa. Karena itu, dukungan yang telah diperoleh akan terus dikawal agar dapat ditindaklanjuti melalui tahapan perencanaan, penganggaran, dan pelaksanaan sesuai ketentuan yang berlaku.
Pemerintah Kabupaten Sumbawa berharap pembangunan RS Sering dapat kembali berjalan pada 2027 sesuai rencana, sehingga ke depan masyarakat memiliki akses yang lebih baik terhadap pelayanan kesehatan yang berkualitas, didukung fasilitas fisik dan peralatan medis yang memadai.
Perjuangan pembangunan RS Sering menjadi bukti bahwa peningkatan pelayanan dasar masyarakat membutuhkan kesungguhan, komunikasi, dan keberanian memperjuangkan kebutuhan daerah hingga ke tingkat pemerintah pusat. Bagi Pemkab Sumbawa, kesehatan masyarakat bukan sekadar urusan pelayanan, melainkan investasi penting untuk mewujudkan Sumbawa yang Unggul, Maju, dan Sejahtera. (KH74)








