Home Inovasi Guru Bijak Dalam Penggunaan Aplikasi Pembelajaran Online

Bijak Dalam Penggunaan Aplikasi Pembelajaran Online

15
0
SHARE

Sumbawa, RumahInformasiSamawa.comWalaupun sekolah dan kampus diliburkan, namun kegiatan belajar mengajar tetap harus dilakukan. Pembelajaran secara daring (online) dengan pemanfaatan teknologi menjadi satu-satunya solusi.

Pembelajaran secara daring atau online merupakan pembelajaran jarak jauh dengan menggunakan perangkat komputer atau gadget yang saling berhubungan dimana pengajar dan peserta didik berkomunikasi secara interaktif. Pembelajaran ini sangat bergantung dengan koneksi jaringan internet yang menghubungkan antar perangkat pengajar dan peserta didik.

Adapun beberapa aplikasi yang dapat dimanfaatkan dalam pembelajaran dan seminar daring adalah whatsapp group, google classroom, edmodo, quizzi, jitsi, zoom, webbex, google meeting, youtube live streaming, facebook live streaming, instagram live streaming dan lain sebagainya.

Meskipun pembelajaran daring menjadi solusi saat ini, namun masih banyak kendala yang ditemukan, misalnya terkendalanya infrastruktur atau perangkat seperti komputer atau gadget.

Umumnya para pengajar dan para peserta didik masih belum terbiasa menggunakan atau mengoperasikan perangkat ini karena terbiasa dengan metode konvensional. Para pengajar masih belum terbiasa mengajar dengan memanfaatkan media daring kompleks yang harus dikemas dengan efektif, mudah diakses dan dipahami oleh peserta didik. Sedangkan peserta didik sangat membutuhkan budaya belajar mandiri melalui komputer atau gadget.

Selain itu, tidak ada jaringan internet yang kuat juga menjadi hambatan dalam pembelajaran daring. Kreatifitas merupakan kunci sukses seorang pendidik dalam memotivasi peserta didiknya untuk semangat belajar secara daring dan tidak menjadi beban psikis. Demikian pula dengan peran orang tua dalam mendampingi putra/putrinya untuk mengikuti pembelajaran secara daring. Untuk itu pengajar dituntut untuk mampu merancang atau mendesain pembelajaran daring yang ringan dan efektif, dengan memanfaatkan perangkat atau media daring yang tepat dan sesuai kebutuhan.

Pengajar harus mampu memilih dan membatasi sejauh mana cakupan materinya dan aplikasi apa yang cocok dan umum digunakan. Penggunaan aplikasi untuk pembelajaran harus mempertimbangkan kebutuhan pengajar dan para peserta didik, kesesuaian terhadap materi, keterbatasan infrastuktur perangkat seperti jaringan.

Dalam hal ini, pembelajaran daring seharusnya dapat memaksimalkan potensi pengajar dan para peserta didik, bukan saling membebani. Keterbatasan dalam pemanfaatan media tersebut tidak lantas praktis mengubah sistem pembelajaran menjadi tugas daring, dikarenakan pengajar hanya menjejali para peserta didik dengan tugas diluar dari rencana pembelajaran yang telah tersusun di dalam kurikulum. (Rd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here