Home Budaya BAGE KPE’ ...

BAGE KPE’ Kearifan Lokal (2)

28
0
SHARE

Sumbawa, RumahInformasiSamawa.com – Bulan2 akhir tahun Oktober – Nopember, saatnya buah Asam (Tamarindus Indica) matang sempurna. Buahnya akan jatuh berhamburan sendiri dinaungan pohonnya.

Dulu kalo kita berkendara, sepanjang gunung di kiri kanan jalan didominasi oleh pohon ini, tapi kini kuantitasnya sudah jauh berkurang, karena banyak yg ditebang untuk kebutuhan furniture dan pembakaran batu bata.

Kita menikmatinya sebagai salah satu bumbu khas kuliner Sumbawa, dalam sajian di meja makan, tapi kita mungkin tidak tau cara pengolahannya.

Buah Asam yg matang tadi dibuang kulitnya dijemur, kemudian bijinya dicungkil sehingga tinggal daging buahnya saja. Ini dilakukan ibu2 dan anak2 gadis dulu sambil bersenda gurau juga berghossip. Kemudian daging buah disatukan menjadi buntalan ( kpe’) dengan tangan.Sesekali dibasahi dengan air rendaman garam, (kata Eya Cambo, narsum) supaya tahan lama.

Proses berikutnya Asam buntalan itu di jemur dan diembunkan berulang2. Setelah itu disimpan dengan alas daun pisang kering dalam wadah yg tertutup untuk menghindari hewan pengganggu seperti tikus dan kecoa. Percaya tidak ?, Asam yg disimpan itu bisa awet bertahun2 (Bage Baretin).Oh ya, bijinya ternyata setelah disangrai nikmat juga sebagai cemilan. Tapi anda harus tabah dimaki2 teman anda, karna kalo anda kentut, aroma buangan gasnya setajam bau amoniak.

Penulis : Wahyuddin Samawa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here