Home Berita PPID dan KIM Diharapkan Jadi Sarana Transformasi Digital Di Masyarakat

PPID dan KIM Diharapkan Jadi Sarana Transformasi Digital Di Masyarakat

13
0
SHARE

Sumbawa, RumahInformasiSamawa.com – PPID Goes to Kabupaten/Kota yang diprogramkan oleh Dinas Kominfotik Provinsi NTB, hari ini, Jumat (26/2/2021) pagi, menyasar ke Kabupaten Sumbawa.

PPID Utama Kabupaten Sumbawa yang baru dilimpahkan dari Bagian Humas dan Protokol Setda Kabupaten Sumbawa ke Dinas Kominfotik Kabupaten Sumbawa menjadi lokus kegiatan ini.  

Tim yang dipimpin oleh Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Dinas Kominfotik Provinsi NTB Iwan Sapta Taruna disambut dengan hangat oleh Kadis Kominfotik Sumbawa Rachman Ansori didampingi oleh Kabid PIKP Suparman, pagi itu di ruang kerjanya.

Tema yang didiskusikan adalah Peran PPID dalam mendukung transformasi digital, serta pola kemitraan informasi antara Provinsi NTB dengan Kabupaten / Kota yang tersinergi dengan simultan yang menghasilkan produk literasi yang mencerdaskan masyarakat NTB yang Gemilang.

“Transformasi digital sebagai kebijakan strategis pemerintah pusat harus diterjemahkan hingga ke daerah. PPID (Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi) menjadi salah satu instrumen yang efektif jika Pemda mampu memaksimalkan peran dan tugasnya, khususnya dalam mendukung serta menyiarkan berbagai kebijakan pembangunan daerah,” ujar Iwan memulai diskusi.

Pengelola PPID Provinsi NTB di pimpin Kabid IKP Provinsi Kunjungi PPID Kab. Sumbawa

Kolaborasi antar PPID Provinsi dan Kabupaten /Kota dalam penyebarluasan informasi sangat penting, selain penguatan literasi digital di masyarakat, paparnya.

“Masih ada informasi tentang program unggulan NTB yang belum tersosialisasikan dengan baik. Begitu pula dengan progress pelaksanaan program unggulan agar bisa sampai dan dirasakan masyarakat,” ujar Kabid IKP yang dikenal enerjik ini.

Dijelaskan Iwan, konektivitas informasi tentang program unggulan dalam enam visi misi NTB Gemilang seyogyanya dapat terpublikasi dengan baik. Begitupula sebaliknya,  program unggulan di kabupaten/ kota juga dapat terekspos dengan maksimal.

Salah satu nya dengan mengkolaborasikan peran Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) dengan PPID desa sebagai penyedia kanal informasi.

KIM yang terdiri dari banyak kalangan seperti Pokdarwis, aktivis pemuda sampai pejabat desa dapat menjadi pandu digital sebagaimana yang diharapkan pemerintah pusat. Saat ini telah ada 5735 anggota KIM yang ada di desa dari 995 desa di NTB.

Kepala Dinas Kominfotik Sumbawa, Rachman Ansori mengatakan, penyelenggaraan PPID di kabupaten Sumbawa berjalan cukup baik.

Selain kanal informasi resmi melalui situs dan sosial media PPID Utama Kabupaten Sumbawa, kanal seperti Rumah Informasi Samawa menjadi sarana penyebarluasan informasi bagi Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) desa. Namun demikian, literasi media digital harus berjalan berdampingan pula, ujar Ansori.

“Kami mendukung langkah Pemerintah Provinsi NTB dalam hal ini Dinas Kominfotik.  Banyak sudah yang kami lakukan namun tetap mencari inovasi agar masyarakat melek informasi dan melek digital,” ucap Ansori.

Dalam hal ini, penguatan kompetensi masyarakat melalui KIM sangat dibutuhkan.

Kegiatan seperti pemilihan Duta Internet Cerdas Kreatif dan Produktif (INCAKAP) maupun Lomba Penilaian PPID Desa / situs laman daring desa menjadi sarana meningkatkan literasi digital masyarakat selain penguatan kompetensi jurnalistik dalam menulis banyak hal tentang informasi potensi desa.

Bahkan media audio seperti radio telah dikembangkan dalam multiplatform digital.

“Radio-radio kini berkembang sesuai perkembangan zaman dalam menyampaikan berita, kanal youtube, podcast, dan sebagainya kini menjadi sarana yang kekinian dan efektif,” jelas Kadis.

Kabid IKP Dinas Kominfotik NTB mengharapkan agar PPID dan KIM mampu menterjemahkan, bersinergi dan berkinerja untuk mewujudkan transformasi digital disegala sektor.  

“Intinya inovasi dan komitmen PPID dalam menyelenggarakan pelayanan informasi. Oleh karena itu, transformasi digital dalam hal penyebarluasan dan keterbukaan informasi menjadi tanggungjawab semua pihak,” kata Iwan. (RA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here