Home Berita Panen Melimpah Harus Bawa Kesejahteraan, Pemkab Sumbawa Bahas Solusi Penyerapan Jagung

Panen Melimpah Harus Bawa Kesejahteraan, Pemkab Sumbawa Bahas Solusi Penyerapan Jagung

12
0
SHARE

Bupati Sumbawa: stabilitas penyerapan hasil panen menjadi perhatian serius agar petani tetap memperoleh keuntungan yang layak dari hasil kerja keras mereka

Sumbawa Besar, rumahinformasisamawa.com/ 5/2026 — Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus memperkuat langkah strategis dalam menjaga stabilitas sektor pertanian, khususnya komoditas jagung yang menjadi salah satu penopang utama ekonomi masyarakat.

Komitmen tersebut ditunjukkan melalui pelaksanaan rapat koordinasi pembahasan penyerapan hasil panen jagung yang digelar pada 7 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memastikan hasil panen petani dapat terserap dengan baik serta memiliki kepastian pasar.

Dalam rapat tersebut, dibahas berbagai langkah koordinasi dan sinergi antara pemerintah daerah, stakeholder pertanian, dan pihak terkait guna mengantisipasi persoalan yang kerap dihadapi petani saat musim panen raya, terutama terkait harga dan distribusi hasil panen.

Pemerintah Kabupaten Sumbawa menilai bahwa sektor pertanian, khususnya jagung, memiliki peran sangat penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus menjadi sumber penghidupan ribuan masyarakat di wilayah pedesaan.

Karena itu, stabilitas penyerapan hasil panen menjadi perhatian serius agar petani tetap memperoleh keuntungan yang layak dari hasil kerja keras mereka.

“Melalui koordinasi dan sinergi yang baik, kita berharap sektor pertanian Sumbawa terus berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” disampaikan dalam rapat koordinasi tersebut.

Pemerintah daerah juga menegaskan komitmennya untuk terus hadir dalam mendukung petani, tidak hanya pada proses produksi, tetapi juga pada aspek pemasaran dan penyerapan hasil panen.

Upaya tersebut diharapkan mampu memberikan rasa tenang kepada petani saat memasuki masa panen, sehingga hasil produksi yang melimpah tidak justru memicu anjloknya harga di tingkat petani.

Selain itu, rapat koordinasi ini juga menjadi bagian dari langkah pemerintah daerah dalam menjaga ketahanan pangan daerah serta memperkuat posisi Kabupaten Sumbawa sebagai salah satu daerah penghasil jagung utama di Nusa Tenggara Barat.

Penyerapan Jagung Menjadi Kunci Menjaga Semangat Petani

Bagi masyarakat Sumbawa, jagung bukan sekadar komoditas pertanian biasa. Jagung telah menjadi sumber penggerak ekonomi masyarakat desa, membuka lapangan kerja, hingga menopang kehidupan ribuan keluarga petani.

Karena itu, persoalan penyerapan hasil panen selalu menjadi perhatian utama masyarakat, terutama saat musim panen raya tiba.

Tidak sedikit petani yang selama ini menghadapi kekhawatiran ketika hasil panen melimpah namun harga turun akibat lemahnya serapan pasar. Kondisi tersebut sering membuat hasil kerja keras petani tidak sebanding dengan biaya produksi yang dikeluarkan.

Melalui rapat koordinasi ini, Pemerintah Kabupaten Sumbawa ingin menunjukkan bahwa pemerintah hadir untuk memastikan petani tidak berjalan sendiri menghadapi persoalan tersebut.

Langkah koordinasi penyerapan hasil panen menjadi penting karena menyangkut stabilitas harga, keberlanjutan usaha tani, dan daya beli masyarakat di pedesaan.

Jika penyerapan hasil panen berjalan baik, maka perputaran ekonomi masyarakat juga akan ikut bergerak. Petani memiliki kepastian pendapatan, aktivitas perdagangan meningkat, dan sektor pertanian dapat terus tumbuh secara berkelanjutan.

Pemerintah daerah berharap sinergi antara seluruh pihak dapat terus diperkuat agar sektor pertanian Sumbawa tidak hanya mampu meningkatkan produksi, tetapi juga memberikan kesejahteraan yang lebih baik bagi masyarakat petani.

Dengan potensi pertanian yang besar, Kabupaten Sumbawa dinilai memiliki peluang kuat untuk terus menjadi salah satu lumbung pangan daerah sekaligus motor penggerak ekonomi masyarakat di masa depan. (KH74)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here