Home Foto Desa Mengenal Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk Cegah Stunting

Mengenal Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk Cegah Stunting

1
0
SHARE

Sumbawa, RumahInformasiSamawa.com – Gizi Produk pada anak merupakan akar dari awal mula terjadinya stunting atau lambat tubuh pada sebagain anak. angka stunting di Indonesia saat ini masih cukup tinggi, bahkan dari 34 provinsi yang ada hanya dua provinsi yang angka stuntingnya dibawah 20%. Untuk mengatasinya pemerintah meluncurkan berbagai kebijakan diantaranya adalah peluncuran program Pemberian Makanan Tambahan (PMT).

Apa itu program PMT, Program PMT adalah program intervensi untuk anak-anak yang kurang gizi di mana saja untuk meningkatkan status gizi anak serta untuk mencukupi kebutuhan gizi anak agar tercapainya status gizi dan gizi yang sesuai dengan anak-anak tersebut.

Untuk siapa program PMT ini diberikan, Dalam hal ini Puskesmas memberikan makanan tambahan (PMTpada balita kurus dan ibu hamil kurang energi kronis dalam bentuk biskuit. Kegiatan ini dilaksanakan dari rumah kerumah balita atau ibu hamil yang menjadi sasaran pemberian makanan tambahan ini oleh petugas puskesmas dan bidan desa setempat. Pemberian Makanan Tambahan (PMT) itu sendiri ada dua macam yaitu Pemberian Makanan Tambahan (PMT) pemulihan dan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) penyuluhan.

Kalau program PMT pada ibu hamil diberikan pada saat kehamilan maka Untuk pemberian program PMT pada balita diberikan pada balita kurus usia 6-59 bulan yang indikator Berat Badan (BB) menurut Panjang Badan (PB)/Tinggi Badan (TB) kurang dari minus 2 standar deviasi (<- 2 SD) yang tidak rawat inap dan tidak rawat jalan.

Bahan makanan apa saja yang diberikan pada program PMT ini, Ada berbagai macam bahan makanan segar yang penuh nutrisi yang dapat memenuhi kebutuhan gizi bayai untuk mendukung tumbuh kembangnya, negara kita termasuk nagara yang kaya akan bahan makan ini, diantaranya yang bisa diberikan seperti, Alpukat, Ubi, pisang, buah, brokoli, beras merah, daging ayam dan sapi serta ikan.

Selain bahan makan di atas, program PMT pada bayi juga diberikan biskuit dengan jumlah kalori untuk Setiap bungkus PMT Balita terdiri dari 12 keping biskuit atau 540 kalori (45 kalori per biskuit). Usia 6-11 bulan diberikan 8 keping per hari selama 1 bulan, setara dengan 20 bungkus PMT Balita.

Selain pada bayi dan ibu hamil program PMT juga diberikan kepada anak dan lansia. PMT pada anak merupakan program intervensi untuk anakanak yang kurang gizi di mana saja untuk meningkatkan status gizi anak serta untuk mencukupi kebutuhan gizi anak agar tercapainya status gizi dan gizi yang sesuai dengan anakanak tersebut sedangkan PMT pada lansia merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tiga bulan sekali. Sumber dana PMT Lansia berasal dari Dana Desa tahun 2021. Pada kesempatan ini, PMT Lansia dilaksanakan di posyandu Garuda II mulai pukul 09.00 WIB. (SR74)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here