Home Berita Kadis Kominfotik, Kita Harus Siap Berada di Era Industri 4.0

Kadis Kominfotik, Kita Harus Siap Berada di Era Industri 4.0

41
0
SHARE

Sumbawa, RumahInformasiSamawa.com – Kepala Dinas Kominfotik Kabupaten Sumbawa Rachman Ansori, MSE menyampaikan materi pada acara Seminar SINERGI 2019 yang digelar oleh Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) bekerjasama dengan Bappeda Sumbawa bertempat di Aula Madilaoe ADT Kantor Bupati Sumbawa, Sabtu (29/6/2019)

Bersama DR. Andi Tirta Rektor UTS, Rendra Toro CTO WowBid, Sidiq Permana Google Developer Expert in Android, Yudi Suhadi Saputra RM BRI Kancab Sumbawa Besar, pada seminar yang bertajuk “Strategy Startup in Era Industry 4.0” Rachman Ansori memaparkan Kesiapan Pemda memasuki Industri 4.0 dihadapan para peserta yang terdiri dari mahasiswa, dosen, praktisi, pelaku usaha dan perangkat daerah terkait.

Ansori memaparkan, bahwa dengan berbagai kebijakan Pemerintah maupun Pemda saat ini, infrastruktur telekomunikasi di Kabupaten Sumbawa telah mampu menjangkau ke seluruh Kecamatan di Kabupaten Sumbawa.

Terdapat 267 menara telekomunikasi yang menjadi titik lokasi penyebaran sinyal komunikasi seluler masyarakat yang berada pada jaringan 2G, 3G dan 4G dengan 3 (tiga) operator seluler yaitu Telkomsel, XL dan Indosat. Untuk akses internet selain dapat diakses melalui jaringan seluler, juga terdapat 111 titik bantuan Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kemkominfo, yang terpasang di 24 Kantor Kecamatan, 28 Kantor Desa serta sarana pendidikan dan layanan kesehatan.

Terkait dengan pemenuhan akses internet, Ansori menjelaskan bahwa Bupati Sumbawa telah menyampaikan proposal usulan kepada BAKTI Kementerian Kominfo RI bagi seluruh sarana layanan umum masyarakat, pendidikan dan kesehatan maupun sentra-sentra kreatif lainnya. “Dinas Kominfotik akan terus melakukan upaya koordinatif secara terus-menerus dengan Kementerian, Bappeda maupun operator agar kebutuhan komunikasi masyarakat dapat terpenuhi secara optimal” ujar Ansori.

Dihadapan para peserta Seminar, Ansori memaparkan bahwa Pemda Sumbawa dengan predikat sebagai salah satu daerah yang terpilih dalam Gerakan 100 Smart City Indonesia tentunya menjadi modal untuk melakukan inovasi layanan public yang berbasis elektronik dengan pendampingan dari pemerintah atasan. “Bapak Bupati berharap agar dengan predikat ini, diharapkan perangkat daerah lainnya dapat membangun kesatuan pemahaman dan aksi untuk memanfaatkan teknologi informasi guna meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Sumbawa” papar Ansori.

Sumber daya alam Kabupaten Sumbawa, yang berbasis pada pertanian, peternakan, kelautan dan perikanan serta geliat sector pariwisata dan ekonomi kreatif yang prospektif, menurut Ansori adalah modal besar dalam era Insdustri 4.0.

Kedepan Ansori optimis bahwa industrialisasi akan terbangun di Kabupaten Sumbawa. Walupun ketertinggalan infrastruktur telekomunikasi yang masih harus terus digenjot pembangunannya seiring dengan perkembangan TIK, dan pemanfaatan aplikasi e-government yang terus dioptimalkan oleh perangkat daerah, namun dengan potensi besar tersebut ditambah dengan kekuatan pemberdayaan masyarakat Sumbawa, maka sesungguhnya masyarakat Kabupaten Sumbawa dipandang siap memasuki era Indusri 4.0, lanjutnya optimis.

Strategi kedepan yang akan diprogramkan oleh Pemda melalui Dinas Kominfotik Sumbawa antara lain dengan melakukan pengembangan dan penguatan jaringan infrastruktur TIK, peningkatan kapasitas SDM perangkat daerah di bidang TIK, terus mendorong masyarakat untuk memanfaatkan teknologi telekomunikasi untuk hal yang positif dan produktif, bekerjasama dengan para pengembang aplikasi maupun dengan perguruan tinggi sambil terus mencermati perkembangan dunia TIK dan regulasi terkait yang ditetapkan oleh pemerintah.

SINERGI 2019 adalah agenda TIK yang kedua kalinya dilaksanakan, dimana pada tahun 2017 agenda SINERGI telah menghasilkan setidaknya sekitar 17 aplikasi yang dilombakan, dan pada tahun 2019 ini juga akan terdapat beberapa aplikasi yang dilombakan yang nantinya akan dikembangkan menjadi startup yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, dunia usaha maupun oleh perangkat daerah. (RA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here