Home Berita El Niño Mengancam, Pemkab Sumbawa Siapkan Strategi Selamatkan Lahan Pertanian

El Niño Mengancam, Pemkab Sumbawa Siapkan Strategi Selamatkan Lahan Pertanian

17
0
SHARE

Pemerintah Kabupaten Sumbawa menyatakan komitmennya untuk segera melakukan langkah konkret di daerah guna mengantisipasi dampak kekeringan terhadap sektor pertanian

Jakarta, 20 April 2026 — Wakil Bupati Sumbawa menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Mitigasi Kekeringan Lahan Pertanian Tahun 2026 yang digelar di Auditorium Gedung F Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Jakarta, Senin (20/04/2026).

Rapat koordinasi nasional tersebut dipimpin langsung oleh Menteri Pertanian Republik Indonesia, Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, M.P., sebagai bagian dari upaya pemerintah pusat dalam menghadapi ancaman kekeringan akibat fenomena El Niño yang berpotensi memengaruhi produktivitas sektor pertanian nasional.

Dalam arahannya, Menteri Pertanian memberikan instruksi tegas kepada seluruh pemerintah daerah untuk segera melakukan langkah-langkah strategis dalam menghadapi musim kemarau dan potensi kekeringan lahan pertanian.

Beberapa langkah prioritas yang ditekankan meliputi pemetaan wilayah rawan kekeringan, percepatan program pompanisasi dan tanam serentak, optimalisasi infrastruktur sumber daya air, penggunaan benih unggul yang tahan terhadap kondisi ekstrem, serta optimalisasi pemanfaatan lahan pertanian.

Menteri Pertanian menegaskan bahwa kesiapan daerah menjadi faktor utama dalam menjaga stabilitas produksi pangan nasional, khususnya pada komoditas strategis seperti padi dan jagung.

Menindaklanjuti hasil Rakornas tersebut, Pemerintah Kabupaten Sumbawa menyatakan komitmennya untuk segera melakukan langkah konkret di daerah guna mengantisipasi dampak kekeringan terhadap sektor pertanian.

Wakil Bupati Sumbawa menegaskan bahwa kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau harus dilakukan sejak dini agar potensi gagal panen dapat diminimalisir.

Selain itu, Pemkab Sumbawa juga akan memperkuat peran penyuluh pertanian dalam mendampingi petani, termasuk memberikan edukasi terkait pola tanam adaptif, pemanfaatan air secara efisien, serta penggunaan benih yang sesuai dengan kondisi iklim.

Langkah ini diharapkan mampu menjaga ketahanan pangan daerah sekaligus melindungi kesejahteraan petani sebagai sektor strategis penopang perekonomian Kabupaten Sumbawa. (KH74)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here