Home Cerita Inspirasi Di Musim Kemarau Petani Sekitar Jalan Lintas Samota Mengandalkan Air Sumur...

Di Musim Kemarau Petani Sekitar Jalan Lintas Samota Mengandalkan Air Sumur Bor Dan Kali Mati

115
0
SHARE

Samawa Rea, Rumah Informasi Samawa.com –  Dimana ada kemauan, disitu pasti ada jalan, mungkin pribahasa ini yang paling tepat disandang oleh petani yang berada pada jalan lintas Samota, karena ditengah sulitnya mendapatkan air irigasi  untuk mengairi  lahan sawahnya, mereka mampu mencari alternative, dengan membangun sumur bor sendiri dan memanfaatkan air bekas kali yang di sedot dengan mesin diesel saat musim kemarau.

Salah seorang petani yang memperlihatkan keuletannya, bernama H Abdullah, yang kesehariannya menggeluti pekerjaan  bertani pada lahannya seluas     1,5 Ha, berbagai tanaman yang ia tanam seperti padi, Jagung manis dan sayur-sayuran. Ia sangat bersyukur dengan keberadaan kali mati dan sumur bor yang ia miliki, karena apabila tanpa adanya dua sumber air itu tentu sawahnya tidak dapat ditanam dan hanya dapat ditanam  pada musim hujan saja.

Menurutnya, berangkat dari pemikiran  memilih tanaman yang akan di tanam,  harus cerdas, selain disesuaikan dengan kecukupan air yang ada juga harus membaca peluang  pasar, mana yang  lebih menguntungkan saat panen nanti, dengan harga yang cukup tinggi sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Diakuinya, walaupun ditengah katerbatasan air yang ada, untuk mengairi sawahnya, H Abdullah memiliki pekerjaan sambilan, beternak sapi jantan untuk penggemukan dan yang dikembangkan dari hasil suntik dan kawin silang atau yang lebih dikenal dengan sapi peranakan. hasilnya lumayan karena didukung oleh putranya seorang Sarjana Peternakan, yang baru saja menyelesaikan pendidikan pada salah satu perguruan tinggi di Sumbawa.selain itu beliau juga berhasil mengantarkan  Putrinya sebagai seorang bidan yang kini bekerja pada salah satu Puskesmas dalam kota Sumbawa Besar. serta istrinyapun telah menunaikan ibadah haji bersamaan dengan dirinya 3 tahun lalu, semuanya ini berkat kerja keras dan jangan lupa kita harus menjadi hamba yang pandai bersyukur.  (manaja)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here