Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumbawa, RLS Kabupaten Sumbawa pada tahun 2025 mencapai 8,88 tahun, meningkat dibanding tahun 2021 yang berada pada angka 8,15 tahun
Sumbawa, rumahinformasimasyarakat.com/5-2026 — Kualitas pendidikan masyarakat Kabupaten Sumbawa terus menunjukkan perkembangan positif dalam lima tahun terakhir. Hal tersebut terlihat dari meningkatnya angka Rata-Rata Lama Sekolah (RLS) penduduk Kabupaten Sumbawa dari tahun 2021 hingga 2025.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumbawa, RLS Kabupaten Sumbawa pada tahun 2025 mencapai 8,88 tahun, meningkat dibanding tahun 2021 yang berada pada angka 8,15 tahun.
Capaian tersebut juga tercatat konsisten lebih tinggi dibanding rata-rata Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam periode yang sama.
Secara rinci, perkembangan Rata-Rata Lama Sekolah Kabupaten Sumbawa selama lima tahun terakhir tercatat sebagai berikut:
- Tahun 2021 : 8,15 tahun
- Tahun 2022 : 8,21 tahun
- Tahun 2023 : 8,52 tahun
- Tahun 2024 : 8,59 tahun
- Tahun 2025 : 8,88 tahun
Sementara itu, capaian RLS Provinsi NTB berada pada angka:
- Tahun 2021 : 7,38 tahun
- Tahun 2022 : 7,61 tahun
- Tahun 2023 : 7,74 tahun
- Tahun 2024 : 7,87 tahun
- Tahun 2025 : 8,21 tahun
Data tersebut menunjukkan bahwa tingkat pendidikan masyarakat Kabupaten Sumbawa secara rata-rata masih berada di atas capaian Provinsi NTB.
Apa Itu Rata-Rata Lama Sekolah?
Rata-Rata Lama Sekolah (RLS) merupakan indikator yang digunakan untuk mengukur rata-rata jumlah tahun yang ditempuh penduduk usia 25 tahun ke atas dalam menjalani pendidikan formal.
Secara sederhana, indikator ini menggambarkan seberapa lama masyarakat mengenyam pendidikan di bangku sekolah.
Jika angka RLS meningkat, maka dapat diartikan bahwa semakin banyak masyarakat yang mampu melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi dan semakin kecil angka putus sekolah.
Karena itu, RLS menjadi salah satu indikator penting dalam mengukur kualitas sumber daya manusia suatu daerah.
Tren Pendidikan Sumbawa Terus Menguat
Dalam lima tahun terakhir, Kabupaten Sumbawa menunjukkan tren peningkatan pendidikan yang cukup konsisten.
Pada tahun 2021, rata-rata penduduk Sumbawa menempuh pendidikan sekitar 8,15 tahun atau setara kelas VIII SMP. Angka tersebut kemudian terus meningkat hingga mencapai 8,88 tahun pada tahun 2025.
Artinya, rata-rata masyarakat Sumbawa saat ini hampir menempuh pendidikan hingga kelas IX SMP atau mendekati tamat pendidikan menengah pertama.
Peningkatan ini menunjukkan adanya perkembangan akses pendidikan dan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya sekolah.
Selain itu, capaian Kabupaten Sumbawa yang berada di atas rata-rata Provinsi NTB juga menjadi indikator positif bahwa kualitas pendidikan masyarakat Sumbawa terus berkembang.
Gambaran Upaya Pembangunan Pendidikan
Peningkatan RLS tidak terjadi begitu saja. Capaian tersebut menjadi bagian dari hasil pembangunan pendidikan yang dilakukan secara bertahap melalui berbagai program pemerintah daerah maupun dukungan masyarakat.
Pembangunan infrastruktur sekolah, peningkatan akses pendidikan, bantuan pendidikan bagi siswa kurang mampu, penguatan kualitas guru, hingga pemerataan layanan pendidikan di wilayah pedesaan menjadi faktor penting yang ikut mendorong peningkatan angka RLS.
Selain itu, meningkatnya kesadaran orang tua terhadap pentingnya pendidikan juga menjadi salah satu faktor yang sangat menentukan.
Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus mendorong agar anak-anak usia sekolah dapat menyelesaikan pendidikan minimal pendidikan dasar dan menengah.
Ulasan: Pendidikan Menjadi Investasi Jangka Panjang Daerah
Peningkatan rata-rata lama sekolah bukan sekadar angka statistik pendidikan, tetapi memiliki pengaruh besar terhadap masa depan daerah.
Semakin tinggi tingkat pendidikan masyarakat, maka peluang peningkatan kualitas hidup juga akan semakin besar. Pendidikan berhubungan langsung dengan kemampuan kerja, produktivitas, daya saing, hingga peluang ekonomi masyarakat.
Daerah dengan tingkat pendidikan yang baik umumnya lebih siap menghadapi perkembangan teknologi, perubahan ekonomi, dan tantangan dunia kerja.
Karena itu, peningkatan RLS Kabupaten Sumbawa selama lima tahun terakhir menjadi sinyal positif bahwa kualitas sumber daya manusia daerah terus bergerak maju.
Meski demikian, tantangan pendidikan masih perlu menjadi perhatian bersama, terutama dalam menekan angka putus sekolah, meningkatkan akses pendidikan menengah dan perguruan tinggi, serta memastikan pendidikan berkualitas dapat dirasakan hingga wilayah pelosok desa.
Pemerintah daerah berharap tren positif ini terus dipertahankan agar pembangunan manusia di Kabupaten Sumbawa semakin kuat dan mampu melahirkan generasi yang unggul, maju, dan berdaya saing di masa depan. (KH74)








