Bupati Jarot tegaskan, momentum HUT Damkar ke-107 tidak boleh dimaknai sekadar seremoni tahunan, tetapi harus menjadi pengingat penting bahwa tugas pemadam kebakaran saat ini semakin kompleks dan strategis di tengah masyarakat
Sumbawa, rumahinformasimsamawa.com/12-5-2026 — Kabupaten Sumbawa dipercaya menjadi tuan rumah peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Pemadam Kebakaran ke-107 tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Tahun 2026. Berbagai kegiatan digelar meriah di Lapangan Pahlawan Sumbawa Besar, Selasa (12/5/2026), mulai dari senam bersama hingga Firefighter Skill Competition (FSC) yang menyita perhatian masyarakat.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., didampingi Sekretaris Daerah, para Asisten Sekda, kepala OPD, serta diikuti personel pemadam kebakaran dari seluruh kabupaten/kota se-NTB.
Sejak pagi hari, Lapangan Pahlawan dipadati masyarakat yang antusias menyaksikan berbagai atraksi ketangkasan para personel damkar atau yang dikenal sebagai “Ksatria Biru”. Suasana berlangsung semarak dan penuh semangat kebersamaan.
Dalam sambutannya, Bupati Sumbawa menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Sumbawa sebagai tuan rumah peringatan HUT Damkar tingkat Provinsi NTB tahun ini.
Menurut Bupati, momentum HUT Damkar ke-107 tidak boleh dimaknai sekadar seremoni tahunan, tetapi harus menjadi pengingat penting bahwa tugas pemadam kebakaran saat ini semakin kompleks dan strategis di tengah masyarakat.
“Hari jadi Damkar ke-107 ini harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat. Tugas pemadam kebakaran bukan hanya memadamkan api, tetapi juga hadir membantu masyarakat dalam berbagai situasi kedaruratan,” tegas Bupati H. Jarot.
Ia menilai keberadaan pemadam kebakaran saat ini menjadi salah satu garda terdepan pelayanan publik yang langsung bersentuhan dengan keselamatan masyarakat. Tidak hanya saat terjadi kebakaran, personel damkar juga dituntut sigap dalam penanganan bencana, penyelamatan korban, evakuasi hewan berbahaya, hingga berbagai kondisi darurat lainnya.
Firefighter Skill Competition Jadi Ajang Adu Ketangkasan dan Profesionalisme
Salah satu agenda yang paling menarik perhatian masyarakat dalam kegiatan tersebut adalah Firefighter Skill Competition (FSC). Dalam kompetisi itu, para personel damkar dari seluruh daerah di NTB menunjukkan kemampuan teknis, ketangkasan, kecepatan, dan kerja sama tim dalam menghadapi simulasi kondisi darurat di lapangan.
Berbagai tantangan diperagakan, mulai dari penggunaan perlengkapan pelindung diri, melewati rintangan, teknik penyelamatan, hingga simulasi pemadaman api secara cepat dan tepat.
Sorak dukungan masyarakat terdengar sepanjang perlombaan berlangsung. Atraksi para personel damkar tersebut tidak hanya menjadi hiburan edukatif bagi masyarakat, tetapi juga memperlihatkan kesiapan aparat dalam menghadapi situasi darurat yang sewaktu-waktu dapat terjadi.
Kegiatan FSC juga menjadi ruang evaluasi dan peningkatan kapasitas personel damkar agar semakin profesional, tangguh, disiplin, dan siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Pemkab Sumbawa Dorong Penguatan Layanan Keselamatan Publik
Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus mendorong penguatan sektor pelayanan keselamatan dan kedaruratan sebagai bagian dari pelayanan dasar kepada masyarakat.
Melalui momentum HUT Damkar ini, Pemkab Sumbawa ingin membangun kesadaran bahwa urusan keselamatan masyarakat bukan hanya tanggung jawab petugas pemadam kebakaran semata, tetapi membutuhkan dukungan semua pihak, termasuk masyarakat.
Selain peningkatan kapasitas SDM, pemerintah daerah juga terus berupaya memperkuat sarana dan prasarana penunjang layanan pemadam kebakaran agar penanganan kondisi darurat dapat dilakukan lebih cepat, efektif, dan menjangkau seluruh wilayah Kabupaten Sumbawa.
Damkar Kini Bukan Sekadar Pemadam Api
Perubahan tantangan zaman membuat tugas pemadam kebakaran berkembang jauh lebih luas dibanding sebelumnya. Jika dulu damkar identik hanya dengan mobil pemadam dan kebakaran bangunan, kini masyarakat semakin sering menyaksikan peran damkar dalam berbagai situasi penyelamatan.
Mulai dari evakuasi korban kecelakaan, penyelamatan warga saat banjir, penanganan hewan liar, pohon tumbang, hingga bantuan kondisi darurat lainnya, semuanya membutuhkan kecepatan, keterampilan, dan kesiapsiagaan personel damkar.
Karena itu, keberadaan pemadam kebakaran saat ini harus dipandang sebagai bagian penting dari sistem perlindungan masyarakat.
Momentum HUT Damkar ke-107 di Kabupaten Sumbawa juga menjadi pesan kuat bahwa pelayanan publik tidak hanya diukur dari administrasi pemerintahan, tetapi juga dari seberapa cepat negara hadir saat masyarakat berada dalam kondisi darurat.
Dengan semangat profesionalisme, kekompakan, dan pengabdian, diharapkan jajaran pemadam kebakaran di Kabupaten Sumbawa maupun Provinsi NTB semakin siap memberikan rasa aman dan perlindungan bagi masyarakat. (KH74)








