Home Berita Nelayan Desa Kaung Deklarasikan Ikut Aturan Penangkapan Lobster

Nelayan Desa Kaung Deklarasikan Ikut Aturan Penangkapan Lobster

10
0
SHARE

Sumbawa, RumahInformasiSamawa.com – Nelayan Penangkap dan Pembudidayaan Lobster di Desa Pulau Kaung, Kecamatan Buer, Kabupaten Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat menyampaikan dukungan terhadapPeraturan Menteri Kelautan dan Perikanan nomor 17 tahun 2021 tentang Pengelolaan Lobster, Kepiting, dan Rajungan pada sosialisasi yang dilaksanakan pada Selasa Pagi (21/9/2021). Acara ini dibuka secara resmi oleh Bupati Sumbawa yang diwakili Asisten Adminstrasi Umum Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa Ir. H. Iskandar D, Mec., Dev.,

Acara ini merupakan rangkaian acara kegiatan kunjungan kerja Laksamana Muda TNI Adin Nurawaluddin yang merupakan Direktur Jendral, Pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan, kementerian kelautan dan perikanan Republik Indonesia. Acara ini juga dihadiri H. Muhammad Syafruddin, ST., MM yang merupakan Anggota Komisi IV DPR-RI,Dr. Prama Panca Putra Direktur Pengawasan Pengelolaan Sumber Daya Perikanan, dan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sumbawa Ir. Dermawan.

Laksamana Muda TNI Adin Nurawaluddin, Dirjen Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan

Menurut Adin Nurawaluddin “yang jelas bahwa NTB akan mendapat proyek yang Sangat besar dari KKP berupa Shrimp Estate 1000 Hektar”.

Apabila Shrimp Estate ini jadi maka akan diperlukan benih berjuta ekor dan dapat menjadi peluang kedepannya bagi Nelayan Pembudidaya Lobster, Cetus Ir. Dermawan.

Bupati Sumbawa melalui Sambutan tertulis yang dibacakan Asisten Umum Sekda ini memaparkan potensi yang dimiliki Kabupaten Sumbawa perlu sentuhan lebih dari pemerintah pusat dan diharapkan akan memberi kontribusi besar dalam peningkatan pertumbuhan ekonomi dan kesejaterahan masyarakat, khususnya para nelayan dan pembudidayaan ikan dan udang di Kabupaten Sumbawa.

Pulau Kaung dipilih menjadi tempat acara ini dikarenakan pulauini sendiri memiliki potensi yang belum tentu dimiliki Provinsilain. Dekat dengan sumber dayanya dan dapat melalukan pembesaran didaerahnya.

Peserta Sosialisasi Permen KP No. 17 Tahun 2021

Sebelumnya, Sosialisasi mengenai Permen KP nomor 17 tahun 2021 tersebut juga telah dilaksanakan di Kecamatan Labangka pada hari Minggu lalu dan Kampanye Anti Penangkapan Ikan Dengan Bom dan Racun Ikan di Dusun Prajak Kecamatan Moyo Hilir pada Senin kemarin.

Kegiatan ini di tutup dengan penandatangan komitmen Bersama antara Kelompok Usaha Bersama (KUB) Nelayan Penangkapan dan Pemberdayaan Lobster Kaung dengan pihak PSDKP. Komitmen ini berisi dukungan terhadapPeraturan Menteri Kelautan dan Perikanan nomor 17 tahun 2021 tentang Pengelolaan Lobster, Kepiting, dan Rajungan. (Gun)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here