Home Berita Bupati Jarot Perkuat Sinergi dengan Kementerian LH RI, Sumbawa Siapkan Kawasan Pesisir...

Bupati Jarot Perkuat Sinergi dengan Kementerian LH RI, Sumbawa Siapkan Kawasan Pesisir yang Lestari

12
0
SHARE

Bupati menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sumbawa berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Pusat, dunia usaha, perguruan tinggi, komunitas lingkungan, dan masyarakat dalam menjaga kawasan pesisir sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan

Sumbawa, rumahinformasisamawa.com/23 Juni 2026 – Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus memperkuat langkah nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui pendampingan Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., terhadap kunjungan kerja Direktur Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Wilayah Pesisir dan Laut (PPKWPL) Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia dalam meninjau lokasi penanaman mangrove di Kabupaten Sumbawa.

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari persiapan menyambut rencana kunjungan Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia ke Kabupaten Sumbawa sekaligus memastikan berbagai program rehabilitasi dan pelestarian kawasan pesisir berjalan sesuai target serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sumbawa menegaskan bahwa pelestarian mangrove bukan sekadar kegiatan penghijauan, tetapi merupakan investasi jangka panjang untuk melindungi kehidupan masyarakat pesisir dan menjaga keberlanjutan sumber daya alam daerah.

“Mangrove memiliki peran yang sangat strategis dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir, melindungi garis pantai dari abrasi, menyerap karbon, sekaligus menjadi habitat berbagai biota laut yang memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat. Karena itu, pelestariannya harus menjadi tanggung jawab bersama,” ujar Bupati.

Bupati juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sumbawa berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Pusat, dunia usaha, perguruan tinggi, komunitas lingkungan, dan masyarakat dalam menjaga kawasan pesisir sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan.

Menurutnya, keberhasilan menjaga lingkungan tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata, tetapi membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat agar manfaatnya dapat dirasakan hingga generasi mendatang.

Kunjungan lapangan tersebut juga menjadi momentum untuk memastikan kesiapan lokasi yang akan menjadi bagian dari agenda kunjungan Menteri Lingkungan Hidup RI sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam program rehabilitasi ekosistem pesisir.


Menjaga Mangrove Berarti Menjaga Masa Depan Sumbawa

Di balik kunjungan kerja ini terdapat pesan yang jauh lebih besar daripada sekadar peninjauan lokasi. Pemerintah Kabupaten Sumbawa sedang membangun arah pembangunan yang tidak hanya mengejar pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memastikan bahwa pertumbuhan tersebut tetap menjaga keseimbangan lingkungan.

Kawasan mangrove memiliki fungsi yang sangat penting bagi kehidupan masyarakat Sumbawa. Selain menjadi benteng alami yang melindungi pesisir dari abrasi, banjir rob, dan dampak perubahan iklim, mangrove juga menjadi tempat berkembang biaknya berbagai jenis ikan, kepiting, udang, dan biota laut lainnya yang menjadi sumber penghidupan masyarakat pesisir.

Artinya, ketika mangrove dijaga, yang dilindungi bukan hanya pohon-pohonnya, tetapi juga mata pencaharian nelayan, keberlanjutan sektor perikanan, hingga keamanan wilayah pesisir dari ancaman bencana alam.

Kehadiran jajaran Kementerian Lingkungan Hidup di Kabupaten Sumbawa menunjukkan bahwa daerah ini mulai mendapat perhatian dalam agenda nasional pelestarian lingkungan. Hal tersebut menjadi peluang besar untuk memperkuat dukungan program, pendanaan, maupun pendampingan teknis dari pemerintah pusat.

Bagi Pemerintah Kabupaten Sumbawa, sinergi ini menjadi bagian dari strategi pembangunan yang mengintegrasikan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan secara bersamaan. Sejalan dengan berbagai program seperti Sumbawa Hijau Lestari, rehabilitasi kawasan hutan, pengamanan daerah tangkapan air, hingga pelestarian kawasan pesisir, pemerintah berupaya memastikan bahwa sumber daya alam tetap menjadi kekuatan pembangunan, bukan justru mengalami kerusakan.

Melalui publikasi ini, Pemerintah Kabupaten Sumbawa juga ingin menyampaikan kepada masyarakat bahwa setiap kunjungan kementerian bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian dari upaya memperjuangkan perhatian pemerintah pusat agar semakin banyak program strategis lingkungan dapat dilaksanakan di Kabupaten Sumbawa.

Ke depan, keberhasilan pelestarian mangrove tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan seluruh masyarakat. Menjaga mangrove berarti menjaga pantai, menjaga hasil laut, menjaga ketahanan terhadap perubahan iklim, sekaligus menjaga masa depan anak cucu Sumbawa.

Dengan semangat kolaborasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Sumbawa optimistis pembangunan daerah dapat berjalan beriringan dengan pelestarian lingkungan, sehingga Sumbawa terus tumbuh sebagai daerah yang maju, lestari, tangguh, dan berkelanjutan. (Kh74)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here