Home Berita Bupati Sumbawa: Festival Sholawat dan Lagu Daerah Harus Terus Menjadi Agenda Berkelanjutan

Bupati Sumbawa: Festival Sholawat dan Lagu Daerah Harus Terus Menjadi Agenda Berkelanjutan

20
0
SHARE

Bupati Sumbawa Hadiri Penutupan Festival Sholawat dan Lagu Pop Daerah Sumbawa 2026, Perkuat Syiar Islam dan Pelestarian Budaya Tau Samawa

Sumbawa, rumahinformasisamawa.com/1 Agustus 2026 – Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., menghadiri Malam Penutupan Festival Sholawat dan Menyanyikan Lagu Pop Daerah Sumbawa Tahun 2026 yang berlangsung di Lapangan Samba, Kecamatan Lape, Sabtu (1/8). Kegiatan yang disambut antusias masyarakat tersebut menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan sekaligus melestarikan seni budaya lokal sebagai bagian dari identitas masyarakat Sumbawa.

Festival yang diikuti oleh berbagai peserta dari berbagai wilayah di Kabupaten Sumbawa ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi ruang ekspresi bagi generasi muda untuk menampilkan kemampuan dalam melantunkan sholawat serta menyanyikan lagu-lagu pop daerah yang sarat akan nilai budaya dan kearifan lokal.

Dalam sambutannya, Bupati Sumbawa menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia penyelenggara, dewan juri, peserta, serta masyarakat yang telah berpartisipasi dan mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut sehingga berlangsung dengan tertib, meriah, dan penuh kekhidmatan.

“Festival ini bukan sekadar perlombaan, tetapi menjadi wadah untuk memperkuat syiar Islam sekaligus menjaga dan melestarikan seni budaya daerah yang menjadi kebanggaan Tau Samawa. Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan ini,” ujar Bupati.

Menurut Bupati, pelaksanaan festival seperti ini memiliki nilai strategis karena mampu memadukan pembinaan karakter melalui nilai-nilai keagamaan dengan upaya pelestarian budaya daerah di tengah perkembangan zaman. Melalui lantunan sholawat, masyarakat diajak untuk memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW, sementara lagu-lagu daerah menjadi media untuk menjaga eksistensi bahasa, seni, dan budaya Sumbawa agar tetap dikenal oleh generasi muda.

Bupati berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari pembinaan generasi muda yang religius, berbudaya, dan memiliki rasa bangga terhadap identitas daerahnya.

“Semoga festival ini terus menjadi agenda yang berkelanjutan dan mampu melahirkan generasi muda yang mencintai sholawat serta bangga melestarikan lagu-lagu daerah Sumbawa sebagai warisan budaya yang harus kita jaga bersama,” harapnya.

Pemerintah Kabupaten Sumbawa berkomitmen untuk terus mendukung berbagai kegiatan keagamaan dan kebudayaan sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang berkarakter, berakhlak mulia, serta mencintai nilai-nilai budaya lokal.


Ulasan

Festival Sholawat dan Menyanyikan Lagu Pop Daerah Sumbawa merupakan salah satu bentuk pembangunan nonfisik yang memiliki peran penting dalam memperkuat karakter masyarakat. Di tengah arus globalisasi dan perkembangan teknologi informasi, pelestarian budaya lokal dan penguatan nilai-nilai keagamaan menjadi tantangan sekaligus kebutuhan untuk menjaga jati diri masyarakat.

Melalui Festival Sholawat, masyarakat, khususnya generasi muda, diberikan ruang untuk menumbuhkan kecintaan terhadap syiar Islam melalui seni yang santun dan menyejukkan. Kegiatan ini tidak hanya bernilai religius, tetapi juga menjadi media pendidikan karakter yang mengajarkan nilai kebersamaan, disiplin, dan penghormatan terhadap tradisi keagamaan.

Di sisi lain, lomba menyanyikan lagu pop daerah menjadi sarana penting dalam melestarikan bahasa dan budaya Tau Samawa. Lagu daerah bukan sekadar hiburan, tetapi juga mengandung pesan moral, sejarah, dan nilai-nilai kehidupan yang diwariskan dari generasi ke generasi. Dengan melibatkan generasi muda dalam kegiatan seperti ini, proses regenerasi pelestari budaya dapat terus berlangsung sehingga kekayaan budaya Sumbawa tetap hidup di tengah perubahan zaman.

Kegiatan ini juga memperlihatkan sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, tokoh agama, pelaku seni, dan berbagai elemen lainnya dalam menciptakan ruang-ruang positif bagi masyarakat. Kolaborasi tersebut menjadi modal penting dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis sekaligus memperkuat identitas budaya daerah.

Dari perspektif transparansi pemerintahan, publikasi kegiatan ini merupakan bentuk keterbukaan informasi kepada masyarakat mengenai dukungan Pemerintah Kabupaten Sumbawa terhadap pengembangan seni, budaya, dan kehidupan keagamaan. Melalui penyampaian informasi yang terbuka, masyarakat dapat mengetahui berbagai program dan kegiatan yang dilaksanakan pemerintah dalam rangka membangun sumber daya manusia yang unggul, religius, berbudaya, serta tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kearifan lokal sebagai bagian dari pembangunan daerah yang berkelanjutan. (KH74)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here