Bupati Sumbawa menyampaikan bahwa kehadiran Toko Basamula diharapkan dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, terutama dalam membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan harga yang wajar dan terjangkau
SUMBAWA, rumahinformasisamawa.com/22 Agustus 2026 — Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus melakukan berbagai upaya dalam menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat. Salah satunya melalui peluncuran Toko Basamula atau Bale Sembako Murah Pengendali Inflasi yang berlokasi di Pasar Seketeng, Kabupaten Sumbawa, Jumat (22/8/2026).
Toko Basamula secara resmi diluncurkan oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., sebagai bagian dari ikhtiar pemerintah daerah menghadirkan bahan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau bagi masyarakat.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat, Hj. Indah Dhamayanti Putri, S.E., M.I.P. Kehadiran Pemerintah Provinsi NTB menjadi bagian dari penguatan sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten dalam menjaga stabilitas harga di daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sumbawa menyampaikan bahwa kehadiran Toko Basamula diharapkan dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, terutama dalam membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan harga yang wajar dan terjangkau.
“Kehadiran Toko Basamula merupakan langkah nyata Pemerintah Kabupaten Sumbawa untuk menghadirkan bahan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau sekaligus membantu menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat,” ujar Bupati.
Menurutnya, pengendalian inflasi tidak dapat dilakukan oleh pemerintah sendiri. Diperlukan kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, distributor, pedagang, serta masyarakat untuk memastikan ketersediaan dan keterjangkauan bahan kebutuhan pokok tetap terjaga.
Bupati berharap Toko Basamula dapat menjadi salah satu instrumen yang membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, terutama pada saat terjadi peningkatan harga komoditas tertentu.
“Mari terus memperkuat kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat untuk menjaga stabilitas harga, memperkuat daya beli, dan menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat Sumbawa,” tambahnya.
Peluncuran Toko Basamula juga menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam memperkuat langkah-langkah pengendalian inflasi melalui pendekatan yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
Dengan tersedianya akses terhadap bahan kebutuhan pokok yang lebih terjangkau, masyarakat diharapkan dapat memperoleh alternatif dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, sekaligus mendukung upaya pemerintah menjaga stabilitas harga di daerah.
Dari Pengendalian Inflasi ke Manfaat Langsung bagi Masyarakat
Inflasi sering kali dibicarakan melalui angka dan persentase. Namun, bagi masyarakat, dampaknya dirasakan secara langsung ketika harga beras, minyak goreng, gula, telur, cabai, atau kebutuhan pokok lainnya mengalami kenaikan.
Karena itu, kebijakan pengendalian inflasi perlu diterjemahkan ke dalam langkah yang benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat. Kehadiran Toko Basamula menjadi salah satu bentuk intervensi pemerintah daerah untuk menyediakan akses bahan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
Meski demikian, keberhasilan program seperti ini tidak cukup hanya diukur dari kegiatan launching. Yang lebih penting adalah keberlanjutan operasional dan manfaat nyata yang diterima masyarakat.
Pemerintah perlu memastikan ketersediaan barang tetap terjaga, harga yang ditawarkan benar-benar kompetitif, sasaran program jelas, dan masyarakat mudah memperoleh informasi mengenai keberadaan serta mekanisme pelayanan Toko Basamula.
Pentingnya Transparansi Harga
Untuk memperkuat kepercayaan masyarakat, pengelolaan Toko Basamula sebaiknya didukung dengan informasi yang terbuka, antara lain:
- jenis bahan kebutuhan pokok yang tersedia;
- harga masing-masing komoditas;
- perbandingan harga dengan harga pasar;
- mekanisme pengadaan dan distribusi barang;
- jadwal dan jam pelayanan;
- ketersediaan stok;
- pihak atau lembaga yang terlibat dalam pengelolaan;
- sasaran dan manfaat program.
Informasi harga yang diperbarui secara berkala akan membantu masyarakat mengetahui manfaat program secara langsung sekaligus menghindari kesalahpahaman mengenai mekanisme penjualan bahan pokok murah.
Kolaborasi Menjadi Kunci
Pengendalian inflasi merupakan pekerjaan bersama. Pemerintah daerah memiliki peran dalam memantau harga, menjaga pasokan, memperlancar distribusi, dan melakukan intervensi ketika diperlukan. Sementara pelaku usaha, distributor, pedagang, dan masyarakat juga memiliki peran penting dalam menjaga kelancaran rantai pasok.
Dukungan Pemerintah Provinsi NTB dalam kegiatan ini juga menunjukkan pentingnya koordinasi lintas pemerintahan dalam menghadapi persoalan inflasi yang dapat dipengaruhi oleh kondisi produksi, distribusi, cuaca, dan perkembangan harga secara lebih luas.
Melalui Toko Basamula, Pemerintah Kabupaten Sumbawa diharapkan terus menghadirkan langkah konkret yang berkelanjutan untuk menjaga stabilitas harga, melindungi daya beli masyarakat, dan memperkuat kesejahteraan masyarakat Sumbawa. (KH74)








