Home Berita Tahun Pertama Memimpin, Jarot–Ansori Mulai Realisasikan Program Penataan Kota di Sumbawa

Tahun Pertama Memimpin, Jarot–Ansori Mulai Realisasikan Program Penataan Kota di Sumbawa

12
0
SHARE

Adapun pelaksanaan konstruksi dari berbagai proyek penataan kawasan tersebut ditargetkan mulai dilakukan pada tahun 2026, setelah seluruh tahapan perencanaan dan persiapan teknis diselesaikan


Sumbawa, rumahinformasisamawa.com/11-3-2026 – Pemerintah Kabupaten Sumbawa mulai merealisasikan sejumlah program prioritas pembangunan daerah sejak tahun pertama kepemimpinan Bupati Syarafuddin Jarot dan Wakil Bupati Mohamad Ansori.

Salah satu program yang mulai dijalankan adalah Program Unggulan 10 Jarot–Ansori yang berfokus pada penataan lingkungan, pengembangan tata kota, serta peningkatan sarana olahraga dan rekreasi di Kabupaten Sumbawa.

Dalam realisasi awal program tersebut, Pemerintah Kabupaten Sumbawa mengalokasikan anggaran sebesar Rp11 miliar untuk penataan kawasan Jempol, yang difokuskan pada peningkatan kualitas lingkungan permukiman serta penataan kawasan yang lebih tertata dan nyaman bagi masyarakat.

Selain itu, pemerintah daerah juga melaksanakan program penuntasan kawasan kumuh, dengan fokus pada perbaikan sistem drainase serta peningkatan estetika lingkungan pada kawasan padat penduduk.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas lingkungan serta menciptakan kawasan permukiman yang lebih sehat dan layak bagi masyarakat.

Agenda Strategis Pengembangan Kawasan

Selain kegiatan yang telah berjalan pada tahun 2025, pemerintah daerah juga menyiapkan sejumlah agenda strategis yang akan dilaksanakan pada tahun 2026.

Salah satunya adalah finalisasi perencanaan pengembangan ikon daerah, yang meliputi kawasan wisata dan destinasi unggulan seperti Pantai Goa, Saliper Ate, dan Pulau Bungin.

Dokumen perencanaan untuk pengembangan kawasan tersebut telah selesai disusun dan menjadi dasar bagi pelaksanaan pembangunan selanjutnya.

Selain itu, pemerintah daerah juga merencanakan pengembangan Kota Pusaka dan pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di beberapa lokasi strategis di Kabupaten Sumbawa.

Ruang terbuka hijau ini diharapkan dapat menjadi ruang publik bagi masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan perkotaan.

Adapun pelaksanaan konstruksi dari berbagai proyek penataan kawasan tersebut ditargetkan mulai dilakukan pada tahun 2026, setelah seluruh tahapan perencanaan dan persiapan teknis diselesaikan. (KH74)



LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here