Kesungguhan itu ditunjukkan langsung oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., saat melepas keberangkatan 36 siswa Sekolah Rakyat Kabupaten Sumbawa untuk mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Lombok Utara
SUMBAWA BESAR, rumahinformasisamawa.com/1-11-26 – Pemerintah Kabupaten Sumbawa menunjukkan keseriusannya dalam mendukung program strategis pemerintah pusat, khususnya di bidang pendidikan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui dukungan nyata terhadap pelaksanaan Program Sekolah Rakyat yang diinisiasi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, sebagai upaya memperluas akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Kesungguhan itu ditunjukkan langsung oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., saat melepas keberangkatan 36 siswa Sekolah Rakyat Kabupaten Sumbawa untuk mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Lombok Utara. Kegiatan pelepasan berlangsung di halaman Kantor Bupati Sumbawa, Minggu (1/11/2026).
Kehadiran Bupati bersama jajaran pemerintah daerah dalam momentum tersebut bukan sekadar seremoni pelepasan, tetapi menjadi wujud perhatian dan tanggung jawab pemerintah daerah dalam memastikan anak-anak Sumbawa, khususnya dari keluarga kurang mampu, memperoleh kesempatan yang lebih baik untuk mengakses pendidikan.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa Sekolah Rakyat merupakan program strategis Presiden Prabowo Subianto yang membuka kesempatan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk memperoleh pendidikan berkualitas secara gratis. Program ini memberikan dukungan menyeluruh, mulai dari pendidikan, tempat tinggal, konsumsi, perlengkapan sekolah hingga pembinaan karakter, yang seluruhnya ditanggung oleh pemerintah.
Menurut Bupati, kesempatan tersebut harus dimanfaatkan dengan sungguh-sungguh oleh para siswa. Ia berpesan agar anak-anak tidak merasa rendah diri dengan latar belakang keluarga maupun kondisi ekonomi, karena setiap anak memiliki hak dan kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang lebih baik.
“Jangan takut dan jangan rendah diri. Di Sekolah Rakyat, semua siswa memiliki kesempatan yang sama. Manfaatkan kesempatan ini untuk meraih cita-cita dan menjadi generasi yang membanggakan Sumbawa,” pesannya.
Lebih jauh, Bupati menegaskan bahwa perhatian pemerintah tidak boleh berhenti pada upaya menyekolahkan anak-anak. Kondisi keluarga yang menjadi latar belakang para siswa juga perlu mendapat perhatian agar proses pendidikan dapat berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan keluarga.
Sebagai bentuk kepedulian tersebut, Bupati menyampaikan komitmen pemerintah daerah untuk melakukan pendataan kondisi tempat tinggal keluarga siswa melalui Dinas Sosial. Pemerintah daerah juga akan mengupayakan bantuan perbaikan rumah serta dukungan modal usaha bagi orang tua sesuai ketentuan dan mekanisme yang berlaku.
Langkah ini mencerminkan pendekatan pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada pendidikan anak, tetapi juga memperhatikan kondisi sosial dan ekonomi keluarga sebagai lingkungan utama tumbuh kembang generasi penerus.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa, Drs. Iwan Sofiyan, melaporkan bahwa sebanyak 36 siswa yang diberangkatkan terdiri atas 27 siswa tingkat Sekolah Dasar (SD) dan 9 siswa tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Ia menjelaskan, dari kuota awal 30 siswa tingkat SD, sebanyak 27 siswa siap diberangkatkan, dua siswa akan menyusul, dan satu siswa dialihkan ke Sekolah Rakyat di Sumbawa. Sementara untuk tingkat SMP, dari kuota 10 siswa, sebanyak 9 siswa mengikuti program, sedangkan satu siswa memilih tetap melanjutkan pendidikan di Sumbawa.
Untuk memastikan keberangkatan berlangsung dengan baik, pemerintah daerah juga memfasilitasi pendampingan orang tua atau wali murid. Menindaklanjuti kebijakan terbaru Kementerian Sosial yang memperbolehkan orang tua mendampingi siswa selama keberangkatan, Pemkab Sumbawa telah menyiapkan tambahan dua unit kendaraan travel.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Ketua TP PKK Kabupaten Sumbawa, Ketua Dharma Wanita Persatuan, sejumlah pimpinan OPD terkait, para siswa, serta orang tua dan wali murid.
Melalui dukungan terhadap Program Sekolah Rakyat, Pemerintah Kabupaten Sumbawa menegaskan komitmennya untuk menyelaraskan kebijakan pembangunan daerah dengan program prioritas pemerintah pusat. Lebih dari itu, program ini menjadi salah satu jalan untuk memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan, sehingga keterbatasan ekonomi keluarga tidak lagi menjadi penghalang bagi anak-anak Sumbawa untuk meraih cita-cita.
Bagi Pemerintah Kabupaten Sumbawa, memajukan pendidikan bukan semata-mata membangun fasilitas dan meningkatkan angka partisipasi sekolah, tetapi juga memastikan tidak ada anak yang kehilangan kesempatan memperoleh masa depan yang lebih baik hanya karena kondisi ekonomi keluarganya. (KH74)








