Home Berita Galeri Rumah Pajang, Langkah Awal Industrialisasi Ekowisata Batu Dulang

Galeri Rumah Pajang, Langkah Awal Industrialisasi Ekowisata Batu Dulang

63
0
SHARE

Sumbawa Besar, RumahInformasiSamawa.com – “Dengan mengucap Bismillaahirrohmaanirrohiim, seraya mengharap rahmat Allah Swt, rumah pajang ekowisata desa Batu Dulang resmi saya buka,” ucap Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. H. Zulkieflimansyah, S.E., M.Sc didepan masyarakat desa Batu Dulang saat meresmikan Galeri “Rumah Pajang” Ekowisata di desa Batu Dulang, Kecamatan Batu Lanteh pada senin pagi (27/5).

Kegiatan yang berlansung meriah dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat desa Batu Dulang tersebut merupakan kerjasama dengan program CSR Bank BRI cabang Sumbawa.

Dengan hadirnya galeri ini diharapkan kedepan dapat mendorong nilai tambah produk unggulan di wilayah setempat, seperti madu hutan, kopi, jahe serta komoditi unggulan lainnya. Sekaligus mendukung keberadaan ekowisata Desa Batu Dulang yang dikembangkan sejak beberapa tahun terakhir. Sehingga hal ini dapat mendorong kemakmuran dan kesejahteraan ditengah masyarakat secara nyata dan tidak lagi hanya menjadi mimpi belaka.

Gubernur dalam peresmian tersebut menyatakan peresmian rumah pajang ekowisata di desa Batu Dulang ini merupakan langkah awal yang baik bagi petumbuhan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Batu Lanteh, apalagi pengembangan konsep ekowisata ini sangat relevan dengan konsep industrialisasi yang merupakan visi Pemerintah Provinsi NTB.

Doktor Zul akrab Gubernur disapa, menjelaskan bahwa pengembangan konsep industrialisasi hakikatnya tidak selalu identik dengan mendirikan perusahaan dan pabrik-pabrik besar saja, akan tetapi lanjut gubernur, industrialisasi yang dimaksud adalah adanya upaya nyata dan inovasi serta program yang berkelanjutan dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Jadi tidak ada desa, kabupaten, provinsi yang  akan mampu mencicipi kesejahteraan, kemakmuran tanpa industrialisasi,” ucapnya.

Industrialisasi ini tidak mungkin bisa berjalan hanya dengan pidato, tegas Dr. Zul,  Tetapi membutuhkan lebih banyak insinyur dan pelatihan-pelatihan dari BLK. Hal ini harus dikelola secara professional, dan itulah tugas dari SIKIM dan STP. Makanya semua pihak harus meningkatkan nilai tambah dari produk-produk potensial ini kedepannya.

Sementara itu, Bupati Sumbawa H. M. Husni Jibril, B.Sc dalam sambutan penerimaannya berharap diresmikannya rumah pajang ekowisata ini dapat menjadi pintu gerbang bagi upaya peningkatan kualitas SDM serta perkembangan perekonomian masyarakat di kecamatan Batu Lanteh, mengingat potensi ekonomi dan wisata di desa batu dulang sangat menjanjikan untuk dikembangkan. H. Husni menyampaikan terdapat beberapa komoditi unggulan yang sangat potensial untuk dikembangkan di desa Batu Dulang diantaranya adalah kopi robusta dan madu hutan, yang merupakan salah satu yang terbaik di Indonesia, sekaligus dapat menjadi daya tarik wisata bagi wilayah ini, sehingga beliau berharap bank BRI sebagai salah satu mitra pemerintah dapat terus berkontribusi dan bersinergi bersama pemerintah untuk mengembangkan potensi-potensi yang ada di kecamatan Batu Lanteh, termasuk kecamatan-kecamatan lain di Kabupaten Sumbawa.

Sebelumnya, ditempat yang sama pimpinan bank BRI cabang Sumbawa, Hence Hanok Liuw dalam laporan yang disampaikannya menyebut dipilihnya desa Batu Dulang sebagai desa binaan karena memiliki potensi wilayah yang komperhensif, memiliki sumber daya alam yang potensial, potensi ekowisata yang memukau, dan potensi pengembangan UMKM yang luar biasa. Hence menjelaskan  program BRI Teras Nusantara yang dilaksanakan di desa Batu Dulang merupakan implementasi komitmen bank BRI dalam rangka turut serta sebagai agent of develovement atau agen pembangunan, khususnya di Kabupaten Sumbawa.

Dalam acara tersebut Gubernur juga melakukan dialog dengan masyarakat Kecamatan Lunyuk, dan langsung mendengar aspirasi serta merespon baik keinginan masyarakat, serta berjanji akan segera menindak lanjuti semua keluhan yang dialami masyarakat, mengingat Bendungan Plara dapat dikatakan jantung perekonomian Kec. Lunyuk, yang mengairi hampir seluruh persawahan setiap tahunnya.  Gubernur NTB mendengar langsung aspirasi warga masyarakat di Lunyuk. (KH74)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here