Home Berita Wabup Ansori: KDMP Bukan Sekadar Bangunan, Tapi Jalan Kesejahteraan Masyarakat

Wabup Ansori: KDMP Bukan Sekadar Bangunan, Tapi Jalan Kesejahteraan Masyarakat

7
0
SHARE

Wakil Bupati menegaskan bahwa pembentukan KDMP merupakan langkah strategis dalam memperkuat ekonomi masyarakat desa dan kelurahan

Sumbawa, rumahinformasisamawa/com/24 April 2026 — Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus mendorong percepatan pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) yang ditargetkan berdiri di 165 desa dan kelurahan se-Kabupaten Sumbawa.

Namun hingga April 2026, capaian program tersebut dinilai masih jauh dari target yang telah ditetapkan.

Berdasarkan data Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (KUKM Perindag) Kabupaten Sumbawa, baru 2 titik yang telah mencapai progres 100 persen, yakni di Desa Pukat dan Labuhan Bajo Kecamatan Utan.

Sementara itu, sebanyak 64 titik masih dalam tahap pembangunan, 24 titik dalam proses penyelesaian status lahan, dan 75 titik lainnya bahkan belum memiliki lahan.

Kondisi tersebut menjadi perhatian serius dalam Rapat Koordinasi KDMP yang digelar di Aula H. Madilaoe ADT Kantor Bupati Sumbawa, Jumat (24/04/2026), yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dandim 1607/Sumbawa, Asisten Administrasi Umum Sekda Sumbawa, para kepala OPD, camat, serta Forum KDMP Kabupaten Sumbawa.

Dalam arahannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa pembentukan KDMP merupakan langkah strategis dalam memperkuat ekonomi masyarakat desa dan kelurahan.

Menurutnya, keberadaan koperasi ini diharapkan menjadi instrumen penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan ekonomi lokal berbasis desa.

Meski demikian, ia menilai progres pembangunan saat ini masih belum memenuhi target yang telah ditetapkan dan membutuhkan percepatan kerja yang lebih serius.

“Percepat prosesnya, karena tujuan utama kita adalah untuk kesejahteraan masyarakat,” tegas Wabup.

Wabup H. Ansori juga menekankan pentingnya identifikasi persoalan sejak dini, terutama terkait legalitas lahan pembangunan KDMP.

Ia mengingatkan agar seluruh proses pembangunan dilakukan secara hati-hati dan tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari.

“Jangan sampai setelah dibangun justru muncul gugatan dari pihak lain. Karena itu, persoalan lahan harus benar-benar dituntaskan, statusnya harus jelas dan clean and clear,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia meminta para kepala desa dan lurah agar lebih aktif mengawal progres pembangunan KDMP di wilayah masing-masing, serta memperkuat koordinasi dengan pihak kecamatan dan perangkat daerah terkait.

Menurutnya, keberhasilan program ini sangat bergantung pada sinergi seluruh pihak, mulai dari pemerintah desa hingga pemerintah daerah.

Wabup berharap seluruh elemen dapat bekerja lebih optimal agar target pembangunan KDMP di Kabupaten Sumbawa dapat tercapai sesuai rencana dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (KH74)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here